Selamat Datang di Website PERHIMPUNAN SPMB NUSANTARA

SEJARAH BERDIRINYA PERHIMPUNAN

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap mutu dan keberhasilan pendidikan
tinggi di Indonesia, pada tahun 2006 dibentuk suatu perhimpunan dengan nama Perhimpunan
SPMB Nusantara (P-SPMB Nusantara) yang bergerak dalam pengujian dan seleksi nasional
calon mahasiswa yang akan masuk perguruan tinggi. Para pendiri terdiri dari para rektor PTN dan
mantan rektor pada periode tersebut serta perorangan yang berjasa pada perhimpunan.
P-SPMB Nusantara didirikan berdasarkan akta nomor 05 tanggal 02 Desember 2005 dibuat
oleh Notaris Fathiah Helmi, SH di Jakarta. Akta pendirian diperbaiki dan telah mendapat
pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM No. C-37.HT.01.03. TH 2006 tanggal
31 Juli 2006 dan telah dicantumkan dalam Tambahan Berita Acara Negara Republik
Indonesia nomor 83 tanggal17 Oktober 2006.
Sejarah perkembangan dan pengalaman P-SPMB Nusantara dalam menyelenggarakan seleksi
nasional calon mahasiswa perguruan tinggi dimulai sejak tahun 1976 dengan proyek SKALU
(UI, IPB, ITB, UGM dan UNAIR) dan periode 1979 – 1982 (proyek PP 1, PP2 atau
PMDK dan PP3, PP4). Pada tahun 1983 dilebur menjadi SIPENMARU (PMDK+Ujian
Tulis) dan pada tahun 1989 menjadi UMPTN sampai tahun 2001. Mulai tahun 2002
UMPTN lepas dari DIKNAS, berubah menjadi Panitia SPMB sampai tahun 2005 dan sejak
tahun 2006 berdiri Perhimpunan SPMB Nusantara, dengan misi yang sama sebagai lembaga
penyelenggara seleksi calon mahasiswa.
Sifat organisasi sesuai Anggaran Rumah Tangga (ART) yang telah dilegalisir oleh Notaris
Fathiah Helmi, SH No. 03 tanggal 03-02-2006 adalah Badan Hukum non Pemerintah yang
memiliki karateristik Independen dan Non profit (Nirlaba).

Perhimpunan SPMB bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, memiliki jaringan kerjasama
yang luas dan kualitas sistem yang telah teruji selama lebih dari seperempat abad. Perhimpunan
ini didukung oleh staff manajemen dan pelaksana yang berdedikasi tinggi yang siap melayani
ujian serentak di seluruh Indonesia untuk kurang lebih 500.000 peserta termasuk di luar negeri.
Perlu dicatat bahwa dalam sejarah SPMB telah melakukan testing diluar seperti di New York,
Amsterdam, Jedah, Tokyo, Kuala Lumpur, dan Sabah untuk yang ingin masuk PTN di
Indonesia.
Perhimpunan SPMB Nusantara sebagai aset masyarakat merupakan lembaga yang dari awal
diniatkan dan dibangun atas:

  • Keinginan luhur untuk secara nyata membantu tugas Pemerintah dalam penyediaan
  • layanan pendidikan yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa;

  • Prinsip adil (equity) bagi anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas,
    kemudahan, akses yang luas serta kesempatan yang sama (chance for all) tanpa memandang letak
    geografis (jarak) dan tingkat ekonomi (keterbatasan) lulusan SLTA;
  • Profesionalisme yang tinggi, dengan memegang teguh etika dan moral dalam menyediakan
    layanan;
  • Mengedepankan kepentingan masyarakat banyak daripada kepentingan pribadi atau golongan;
  • Fungsi kebersamaan Perguruan Tinggi sebagai perekat bangsa.